Ditanya Camna Boleh HAFAL Banyak Kitab Agama Lain. Ini Jawapan Dr Zakir Naik Yang Buat Ramai TERKEJUT! Rupanya ada 3 Rahsia Di Dalam Al Quran Yang Menjadi Penyebabnya…!

Ditanya Camna Boleh HAFAL Banyak Kitab Agama Lain. Ini Jawapan Dr Zakir Naik Yang Buat Ramai TERKEJUT! Rupanya ada 3 Rahsia Di Dalam Al Quran Yang Menjadi Penyebabnya…!

 

| Khalifah Mail Online – Semua sedia maklum kehebatan yang dianugerah Allah kepada Dr Zakir Naik sehingga dapat menghafal selain Al Quran dan kitab muktabar Islam, beliau juga banyak menghafal kitab-kitab agama lain seperti Injil dan Veda. Persoalannya apa rahsianya ? Ini jawapannya yang buat ramai tak sangka. Subhanallah.

RAHSIA HAFALAN DR ZAKIR NAIK

Loading...

Bagaimana cara Dr Zakir Naik menghaf

 

al kitab-kitab agama lain sehingga sangat lancar memetik ayat dalam kitab Bible, Veda, dan sebagainya? Seorang non-muslim memberanikan diri bertanya kepada Dr Zakir Naik, apakah ada rahsia dalam Al Quran untuk menguatkan hafalan seperti itu?

 

Rupanya, bukan hanya wanita itu sahaja yang bertanya tentang hafalan kepada Dr Zakir Naik. Ramai juga yang bertanya soalan tersebut. Mereka takjub dengan hafalan Dr Zakir Naik yang dianggap seperti memiliki “chip komputer” di kepala.

Loading...

Berikut ini jawaban Dr Zakir Naik atas pertanyaan wanita bernama Wandena itu:

Saudari ini bertanya bahAwa hafalanku sangat fenomenal dan ini adalah pemberian Allah Subhanahu wa Ta’ala. Apakah ada ayat Al Qur’an yang membicarakan tentang hafalan? Selama ini orang-orang bertanya padaku, apakah rahsianya?

Apakah engkau memiliki chip komputer? Apa rahsianya? Rahsianya ada di dalam Al Quran. Dalam pengajaran program dakwah yang aku ajarkan pada murid-muridku, aku sebutkan ada tiga hal yang harus diperhatikan.

3 RAHSIA DALAM AL QURAN

Yang pertama, disebutkan dalam Quran surah Ali Imran ayat 160 bahwasanya “Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada orang yang boleh mengalahkanmu. Jika Allah membiarkanmu, maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu selain dari Allah. Karena itu hendaklah kepada Allah sahaja orang-orang mukmin bertawakal.” Jadi yang pertama, bertawakal kepada Allah.

 

Loading...

 

Yang kedua, disebutkan dalam Surat Al Ankabut ayat 69. “Jika kamu berjihad untuk (mencari keredhaan) Allah, Allah akan benar-benar menunjukkan kepadamu jalanNya.” Jadi yang kedua adalah kerja keras.

Dan yang ketiga, Allah berfirman dalam surat Al Anbiya ayat 7 dan surat An Nahl ayat 43. “Maka bertanyalah kepada ahli ilmu jika kamu tidak mengetahui.” Yang ketiga bersifat teknikal. Teknik yang kami cuba dalam pengajaran program dakwah kami, orang-orang bertanya padaku, “Zakir, apa tekniknya?”

TEKNIK DAKWAH

Aku katakan ada tiga teknik terpenting dan yang pertama adalah beriman kepada Allah.

Nombor satu adalah beriman kepada Allah.

Dan semua teknik ilmu Anda yang ada di dunia, kamu tahu berapa banyak muridku yang bergelar MBA dengan teknik menghafal segitiga dan house. Aku tidak mengetahui teknik-teknik seperti teknik segitiga dan segala bentuknya. Allah Subhanahu wa Ta’ala penolong terbaik melebihi dari teknik apapun. Bagaimana cara mendapat pertolongan Allah? Iaitu jika kamu berjuang di jalan-Nya. Kamu berjuang di jalan-Nya nescaya kamu mendapat kejayaan (insyaAllah).

Dalam pengajaran kami, aku mengajarkan murid menghafal surat dan ayat ini, bagaimana menyampaikan ceramah dan mengelola soal jawab.

Dan sebelum aku memulakan ceramah, aku selalu membaca doa sebagaimana dalam Surat Thaha ayat 25-28. Yang maksudnya, Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku

Sumber : Salam

 

Binatang Yang Diperintahkan Untuk Dibunuh Dan Dilarang Dibunuh Menurut Islam

Hewan yang diperintahkan untuk dibunuh, yakni :

a. Tikus
b. Kalajengking
c. Burung gagak dan sejenisnya/burung layang-layang
d. Anjing liar ganas
e. Tokek/Cicak
f. Ular

Berdasarkan hadits – hadits berikut ini :

Diriwayatkan dari Aisyah –radiallahu ’anha- dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, artinya : Ada lima binatang yang boleh dibunuh ditanah haram: Tikus, Kalajengking, Burung layang-layang/Sejenis gagak dan anjing predator.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam riwayat lainnya, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, artinya : ” Ada lima hewan membahayakan yang boleh dibunuh di tempat halal dan haram, yaitu ular, burung gagak yang berwarna belang-belang, tikus, anjing yang suka menggigit, dan burung hudaya (sejenis rajawali).” (HR. Muslim).

Dari Sa’ad bin Abi Waqqash dia berkata: Sesungguhnya Nabi shallallahu alaihi wa sallam memerintahkan untuk membunuh cicak, dan beliau menyebutnya sebagai fuwaisiq (fasik kecil).” (HR. Muslim no. 2238).

Dalam riwayat lainnya Nabi Alaihishshalatu Wassalam bersabda, artinya :Barangsiapa yang membunuh cicak pada pukulan pertama maka dituliskan untuknya seratus kebaikan, jika dia membunuhnya pada pukulan kedua maka dia mendapatkan pahala kurang dari itu, dan pada pukulan ketiga maka dia mendapatkan pahala kurang dari itu (HR. Muslim no. 2240).

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ’anhu, dia berkata Kami tengah bersama Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di sebuah gua, dan saat itu turun pada beliau ayat ‘Demi Malaikat-malaikat yang diutus untuk membawa kebaikan‘ (QS Al-Mursalaat:1).

Ketika kami mengambil air dari mulut goa, tiba-tiba muncul seekor ular di hadapan kami. Beliaupun bersabda, ‘Bunuhlah ular itu‘ Kami pun berebut membunuhnya, dan aku berhasil mendahului. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, ‘Semoga Allah melindungi dari kejahatan kalian sebagaimana Dia melindungi kalian dari kejahatannya.” (HR Bukhari dan Muslim).

Binatang-binatang ini diperintahkan untuk dibunuh karena termasuk bainatang yang menjijikkan dan tidak diterima oleh tabiat yang sehat.

Berikut adalah penjelasan lengkap daripada Ustaz Khalid Basalamah mengenai binatang yang disarankan dibunuh oleh nabi :-

 

 

 

Sedangkan hewan yang dilarang dibunuh menurut syariat, yakni :

a. Semut
b. Lebah
c. Burung HudHud
d. Burung Shurad
e. Katak

Hewan-hewan dilarang dibunuh berdasarkan hadits-hadits berikut :

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiallahu anhuma, dia berkata, Rasulullah melarang kami membunuh empat macam binatang: Semut, lebah, burung hudhud dan burung shurad (HR. An-Nasa’i dan Ahmad).

Diriwayatkan dari Abdurrahman bin Utsman radhiallah anhu, dia berkata, Seorang tabib menyebut resep obat di hadapan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan menyebut katak sebagai salah satu resepnya. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pun melarang membunuh katak.”

Dari haramnya memakan binatang yang dilarang untuk dibunuh dapat disimpulkan mengenai larangan menyembelihnya, sehingga hewan-hewan ini tidak halal disembelih. Sebab seandainya ia halal dimakan, tentu tidak dilarang untuk dibunuh.

Banyak di antara ulama yang menyebutkan sebuah kaidah :

Semua hewan yang boleh dibunuh maka dia haram untuk dimakan, dan hal itu menunjukkan pengharaman, karena perintah untuk membunuhnya hewan ternak yang boleh dimakan tapi bukan bertujuan untuk dimakan-, menunjukkan kalau dia adalah haram. Kemudian, yang nampak dan yang langsung dipahami

bahwa semua hewan yang Rasulullah izinkan untuk membunuhnya tanpa melalui jalur penyembelihan yang syar’iyah adalah hewan yang haram untuk dibunuh. Karena seandainya dia bisa dimanfaatkan dengan dimakan maka beliau pasti tidak akan mengizinkan untuk membunuhnya, sebagaimana yang jelas terlihat. Lihat Bidayah Al-Mujtahid (1/344) dan Tafsir Asy-Syinqithi

sumber: sehinggit

 

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *