7 ZIKIR MUDAH MENJEMPUT REZEKI, KALAU DIAMALKAN ANDA AKAN TERKEJUT REZEKI DATANG TAK PERNAH HABIS !

7 Zikir Mudah Menjemput Rezeki, kalau diamalkan anda akan terkejut Rezeki datang tak pernah HABIS !

Gambar Hiasan

1. Memperbanyak Membaca – La hawla Wala Quwwata Illa billah –

Barangsiapa yang lambat datang Rezekinya hendaklah banyak mengucapkan – La hawla Wala Quwwata Illa billah (HR. At- Tabrani)

Loading...

2. Membaca – La Ilaha Illallahul Malikul Haqqul Mubin

Barangsiapa setiap hari membaca La ilaha illallahul malikul haqqul mubin maka bacaan itu akan menjadi Keamanan dari Kefakiran dan menjadi Penenteram dari rasa Takut dalam Kubur (HR. Abu Nu’aim dan Ad Dailami).

3. Membaca – Subhanallah wabihamdihi Subhanallahil adziim

Dari setiap Kalimat itu seorang MALAIKAT yang BERTASBIH kepada ALLAH Ta’ala sampai hari Kiamat yang Pahala Tasbihnya itu diberikan Untukmu. (HR. Al-Mustagfiri dalam Ad-Da’awat)

4. Membaca Surat Al-IKHLAS:

Barangsiapa membaca Surat AlIkhlas ketika masuk rumah maka berkah bacaan Menghilangkan Kefakiran dari penghuni rumah dan tetangganya (HR. AtTabrani)

Loading...

5. Membaca Surat Al-WAQIA’AH :

Barangsiapa membaca surat Al-Waqiaah setiap malam…maka TIDAK akan diTimpa Kesempitan Hidup” (HR. Al-Baihaqi dalam Syu’ab Al-Iman)

6. Memperbanyak SELAWAT KEATAS NABI :

Dari Umar bin Khaththab dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Barangsiapa Berselawat kepadaku satu kali Selawat maka ALLAH akan membalas sepuluh kali Selawat dan Mengangkatnya Sepuluh DARJAT. (Dikeluarkan Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad, Ibnu Abu Syaibah…al-Bazzar….Ibnu Syahiin dan al-Ismaili dengan sanad ma’lul)

7. Melazimkan BERISTIGHAFAR :

Barangsiapa melazimkan Beristighfar nescaya ALLAH akan Mengeluarkan dia dari segala Kesusahan dan Memberikan Rezki dari arah yang tidak diDuga-Duga” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah)

Loading...

Doa Menjemput Rezeki

Ya ALLAH berikanlah kami Rezeki yang Luas… yang Halal lagi Baik tanpa Memberatkan
kami….Jika Rezki kami ada diLangit maka Turunkanlah.

Jika ada diBumi maka Keluarkanlah. Jika jauh maka Dekatkanlah.
Jika Dekat maka Mudahkan lah.
Jika sedikit maka Banyakanlah.
Jika banyak maka BERKATI LAH agar kami dapat menolong ANAK-ANAK YATIM – FAKIR MISKIN – MEREKA YANG DALAM KESUSAHAN & KEDHAIFAN.

YA ALLAH……Kabulkanlah doa kami…Aamiiin
YA ALLAH Ya Robbal ‘Alamin.
Semoga ALLAH Mengabulkan Do’a kita.
Semoga Bermanfaat. In shaa ALLAH…..

Kemampuan setiap orang beramal adalah berbeza. Saranan saya, kalau tidak mampu beramal semua cuba amalkan satu persatu.

Biar sedikit tetapi istiqamah.

Jangan lupa berdoa kepada Allah SWT agar diberi kemampuan untuk beramal.

Kalau tidak mampu beramal semua jangan tinggal semua, nanti kita yang rugi.

 

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ
JEMPUTLAH REJEKI YANG DIBERIKAN ALLAH SWT
.

Sumber rezeki sangatlah luas dan dalam. Seluas bentangan bumi dan kedalaman samudra. Sungguh, di setiap jengkal hamparan bumi dan laut terdapat rezeki yang bisa dikais. Permasalahannya, kerap kali manusia lebih berorientasi menunggu rezeki daripada menjemputnya.

Lebih mementingkan selera pribadi dalam memilih sumber rezeki ketimbang merebut kesempatan di depan mata. Lebih mengutamakan cara yang cepat daripada berletih-letih dalam menggapainya.

Liku-liku kehidupan memang tak bisa dikalkulasi dengan hitungan. Seakan manusia telah lalai, bahwa segala yang terhampar di jagat raya ini ada Dzat yang mengaturnya.

Allah Ta’ala telah berfirman, artinya :

Dan tidaklah yang melata di muka bumi ini melainkan Alloh-lah yang memberi rezkinya” (QS. Hud : 6)

|

Karena itu, Islam menekankan setiap Muslim agar menjemput rezeki dengan mengguna kan semua potensi dan kekuatan yang dimilikinya. Yang pasti, dua kebaikan perlu diperhatikan.

Pertama, rezeki yang didapatkan adalah yang baik.

(QS Al-Baqarah 2: 172)

Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah”

Terkait ayat di atas, Ahmad Musthafa Al-Maraghi menyatakan betapa pentingnya seorang Muslim mengonsumsi makanan yang halal, bersih, dan lurus.

Halal maksudnya adalah tidak mengandung kedurhakaan terhadap Allah SWT. Bersih bermakna tidak mengandung perkara yang melupakan Allah. Sedangkan, lurus berarti rezeki tersebut mampu menahan nafsu dan memelihara akal.

Kedua, untuk mendapatkan rezeki yang baik, hendaknya proses yang dilakukan dengan menggunakan cara-cara yang baik pula. Islam melarang segala bentuk upaya mendapatkan rezeki dengan cara-cara yang zalim

Riba (Al-Baqarah [2]: 278-279)

Maka jika kamu tidak mengerjakan [meninggalkan sisa riba], maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu.

Dan jika kamu bertaubat [dari pengambilan riba], maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak [pula] dianiaya. (279)

Judi (Al-Maidah [5]: 90)

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya [meminum] khamar, berjudi, [berkorban untuk] berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. (90)

Penipuan (gharar), Suap (risywah), dan Maksiat.

Mengapa Islam menekankan pentingnya rezeki yang halal?

Karena, setiap asupan yang masuk ke dalam tubuh manusia akan memengaruhinya, baik secara fisik, emosional, psikologis, maupun spiritual.

Rezeki yang halal menghadirkan ketenangan jiwa. Hidup akan lebih terarah dan menjadikan pintu-pintu keberkahan terbuka semakin lebar.

Selain itu, rezeki yang halal merupakan syarat diterimanya setiap doa oleh Allah SWT. Rezeki yang halal akan menciptakan tatanan mayarakat dan bangsa yang kuat.

Saat ini, sebagai bangsa dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, sepatutnya kita tidak memfasilitasi setiap anak negeri mengais rezeki dengan cara-cara yang dilarang Allah SWT.

Mengikuti arus global, kapitalisme, dan melupakan cara-cara nenek moyang dahulu melakukan aktivitas ekonomi. Yakni, sistem bagi hasil, maro, atau paron ditinggalkan.

Manipulatif, spekulatif, dan ribawi dipraktikkan. Karena itu, kini, kita selalu berada dalam sistem ekonomi yang sangat rentan dan goyah. Krisis demi krisis selalu siap menerjang sepanjang waktu. Petaka demi petaka berlangsung di depan mata.

Kini, saatnya kita kembali kepada sistem yang berkeadilan dalam mencari rezeki dan berupaya meneguhkan kembali jati diri bangsa. Semua itu bermuara pada pentingnya rezeki yang halal. Wallahu  a’lam.

|

Keyakinan yang mantap adalah bekal utama dalam menjalani asbab (usaha) mencari rezeki. Ar Rahman yang menjadikan dunia ini sebagai negeri imtihan (ujian), telah memberikan jalan keluar terhadap problem yang dihadapi manusia. Diantaranya:
1. Berusaha dan Bekerja
Allah berfirman, artinya :

Kalau telah ditunaikan shalat Jum’at maka bertebaranlah di muka bumi dan ingatlah Alloh sebanyak-banyaknya agar kalian bahagia.” (QS. Al Jumu’ah : 10)

2. Taqwa
(Mengikuti Perintahnya dan Laranganya)
Allah berfirman, artinya :

Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberikan rezeki kepadanya dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS. Ath Thala : 2)

3. Tawakkal
(Menyerahkan urusannya kepada Allah)
Allah berfirman, artinya :

Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Dia akan mencukupi (keperluan)nya.” (QS. Ath Thalaq : 3)

4. Bersabar dan Syukur
Allah berfirman, artinya :

Kalau seandainya kalian bersyukur, sungguh-sungguh Kami akan menambah untuk kalian (nikmat-Ku) dan jika kalian mengingkarinya, sesungguhnya adzab-Ku sangat keras.” (QS. Ibrahim : 7)

5. Berinfaq / Sadaqah / Zakat
Allah berfirman, artinya :

Dan apa-apa yang kalian infaqkan dari sebagian harta kalian, maka Allah akan menggantinya.” (QS. Saba: 39)

6. Silaturahmi
Rasulullah bersabda, artinya :

Barangsiapa yang berkeinginan untuk dibentangkan rezeki baginya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah menyambung silaturohmi.” (HR. Bukhori Muslim)

7. Ber Do’a dan Istigfar
Rasulullah bersabda, artinya:

Ya Allah aku meminta kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan amalan yang diterima.” (HR. Ibnu Majah dan yang selainnya)

Allah berfirman, artinya :

Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)

Rasulullah bersabda, artinya:

Barang siapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Allah), niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitannya kelapangan, dan Allah akan memberinya rezeki (yang halal) dari arah yang tiada disangka-sangka,” (HR Ahmad, Abu Dawud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan al-Hakim)

8. Berbuat Kebaikan
Allah berfirman, artinya :

Barang siapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barang siapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan.” (QS Al qashash: 84)

Rasulullah bersabda, artinya:

Sesungguhnya Allah tidak akan zalim pada hambaNya yang berbuat kebaikan. Dia akan dibalas dengan diberi rezeki di dunia dan akan dibalas dengan pahala di akhirat.” (HR. Ahmad)

9. Berdagang
Rasulullah bersabda, artinya:

Berniagalah, karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalam perniagaan.” (Riwayat Ahmad)

10. Bangun Pagi
Fatimah (Puteri Rasulullah) berkata bahwa saat Rasulullah melihatnya masih terlentang di tempat tidurnya di pagi hari, beliau (S.A.W) mengatakan kepadanya,

Puteriku, bangunlah dan saksikanlah kemurahan hati Allah, dan janganlah menjadi seperti kebanyakan orang.

Allah membagikan rezeki setiap harinya pada waktu antara mulainya subuh sampai terbitnya matahari.” (HR. Al-Baihaqi)

|
Karenanya apapun rezeki yang kita harapkan maka akan selalu ada langkah yang harus kita usahakan. Dan yang paling utama adalah selalu memelihara rasa syukur terhadap semua yang sedang kita miliki sekarang.
|

▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
SEMOGA BERMANFA’AT – ALHAMDULILLAH
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬


Cara Menjemput Rezeki yang Istimewa dan Tidak Disangka-Sangka
Sahabat Ummi, sumber rezeki dari Allah SWT membentang sangat luas dan dalam. Setiap jengkal hamparan bumi dan laut terdapat rezeki yang bisa dikais. Namun seringkali manusia merasakan sempitnya jalan mencari rezeki dan lebih banyak hanya menunggu rezeki dibandingkan berikhtiar maksimal.

Menjemput rizki dari Allah SWT  adalah kewajiban setiap makhluk. Ada 4 cara Allah SWT memberi rezeki kepada makhluk-Nya:

1.Tingkat rezeki pertama, yaitu yang dijamin oleh Allah

“Tidak suatu binatangpun (termasuk manusia) yg bergerak di atas bumi ini yg tdk dijamin oleh Allah rezekinya.”(QS. Hud: 6). Artinya Allah akan memberikan kesehatan, makan, minum untuk seluruh makhluk hidup di dunia ini. Ini adalah rezeki dasar yang terendah.

2.Tingkat rezeki kedua, yaitu yang didapat sesuai dengan apa yang diusahakan

“Tidaklah manusia mendapat apa-apa kecuali apa yg telah dikerjakannya” (QS. An-Najm: 39).
Allah akan memberikan rezeki sesuai dengan apa yang dikerjakannya. Jika ia bekerja dua jam, dapatlah hasil yang dua jam. Jika kerja lebih lama, lebih rajin, lebih berilmu, lebih sungguh-sungguh, ia akan mendapat lebih banyak. Tidak pandang dia itu muslim atau kafir.

3.Tingkat rezeki ketiga, yaitu rezeki lebih bagi orang-orang yang pandai bersyukur

“… Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)

Inilah rezeki yang disayang Allah. Orang-orang yang pandai bersyukur akan dapat merasakan kasih sayang Allah & mendapat rezeki yang lebih banyak. Itulah Janji Allah! Orang yang pandai bersyukurlah yg dapat hidup bahagia, sejahtera & tentram. Usahanya akan sangat sukses, karena Allah tambahkan selalu.

4.Tingkat rezeki keempat, yaitu rezeki istimewa dari arah yang tidak disangka-sangka bagi orang-orang yang bertakwa dan bertawakal pada Allah SWT

“…. Barangsiapa yg bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yg tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yg bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS.Ath-Thalaq:2-3)

Peringkat rezeki yang ke empat ini adalah rezeki yang istimewa, tidak semua orang bisa meraihnya. Rezeki ini akan Allah berikan dari arah yang tidak disangka-sangka. Mungkin disaat seseorang berada dalam kondisi sangat sangat membutuhkan. Atau bisa juga datang disaat . Rezeki ini akan diberikan Allah kepada hamba-Nya yang bertakwa. Allah SWT berikan rezeki ini karena kecintaan Allah SWT kepadanya.

Jadi, marilah senantiasa meningkatkan iman dan takwa serta ibadah kita kepada Allah SWT. Insya Allah, berbagai kebaikan akan mengalir sejalan dengan usaha kira untuk terus mendekatkan diri kepada-Nya. Diantaranya ketenangan hidup dan keberkahan rezeki.

Wallahu a’lam bish shawab.

 

Artis Hardiyati (Titis) ~ Menulis untuk menebar semangat kebaikan, amar ma’ruf nahi mungkar
Fb: artis hardiyati

Blog: myshalihah.blogspot.com
Rahasia Menjemput Jodoh Dengan Cepat Menurut Ajaran Islam
Menikah? Ya, kata ini memang menjadi sebuah kata yang selalu dipertanyakan untuk para jomblo, karena setiap bertemu dengan teman  ataupun saudara pasti ditanya “kapan nikah?”

Namun seharusnya kamu tidak perlu merisaukan masalah jodoh, karena yang namanya jodoh itu telah ditetapkan oleh Allah SWT.

Walaupun telah ditetapkan oleh Allah, kita sebagai manusia wajib berdoa dan berikhtiar untuk menjemput jodoh agar diberikan jodoh yang terbaik serta diberikan kemudahan dalam menemukannya.

Allah mempunyai 3 pilihan dalam memberikan jodoh untuk hambanya.

–          Pertama adalah hamba tersebut dipertemukan jodohnya dengan cepat,

–          yang kedua Allah menunda jodoh hambanya namun pasti hamba tersebut akan dipertemukan dengan jodohnya.

–          Sedangkan pilihan yang ketiga yaitu Allah tidak mempertemukan jodoh kita di dunia namun Allah mendapatkan jodoh kita di akhirat nanti. Selayaknya sebagai seorang hamba yang baik kita harus yakin apapun yang telah menjadi ketetapan Allah untuk hambanya itulah yang terbaik.

Kita percaya bahwa jodoh telah ditetapkan oleh Allah, namun sebagai manusia kita wajib untuk berusaha agar kita dapat cepat mendapatkan jodoh yang terbaik sehingga dapat membina sebuah keluaga yang sakinah mawaddah warahmah.

Berikut ini ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar cepat mendapatkan jodoh menurut Islam:

Berdoa dan Meminta Kepada Allah

2.Mengerjakan Sholat Wajib dan Sunnah

melakukan puasa sunnah
Memperbanyak bersedekah
berusaha dan jangan berputus asa.

Berikut Amalan doa agar cepat mendapatkan jodoh

Amalan pertama:
BISMILLAHIRRAHMANIROHIIM (100X)
QUL IN KUNTUM TUKHIBBUNALLOHA
FATTABI-UNI YUKHBIBKUMULLOHI,WAYAGHFIRLAKUM DZUNUBAKUM
WALLOHU GHOFURURROKHIIM (300X)
 
ROBBI HABLII MILADUN-KA ZAUJAN (Jika menginginkan pria) / AZWAJAN( jika mengimginkan wanita) THOYYIBAN WAYAKUUNA
SOKHIBALII FIDDUN-YA WAL AKHIROH (100X)

KHASBIYALLOHU LAA ILAHA ILLA HUWA ‘ALAIHI TAWAKALTU
WAHUWA ROBBUL ‘ARSYIL ‘ADZIIM (100X)

Tata Cara Mengamalkan

Amalkan habis sholat insya
Habis baca tiupkan ke sebotol air minum dan anda wajib minum air itu dimanapun berada, Hingga batas waktu Sampai maghrib air tersebut harus habis
Istiqomahkan tiap hari sampai anda mendapatkan jodoh sesuai harapan anda.

Amalan kedua: Habis sholat 5 waktu baca sholawat nariyah 41 x , kalau tidak sanggup k cukup membaca 11 x saja.
Kemudian baca doa :
rabbana hablana min azwajina wazurriyatina qurota akyunin waj’alna lil muttaqinna imama (11x)
Di baca dengan sepenuh hati

Perkara Yang Menolak Jodoh

diantaranya adalah kurang yakin dan berspraangka buruk kepada Allah. Andai sekarang kita sudah berumur 50 tahun, jangan merendahkan keyakinan sendiri dengan berkata,

“Aku sudah berumur 50 tahun, mana mungkin dapat yang berumur 30 tahun.”

Tidak mustahil dapat yang umur 25 tahun.

“Aku sudah berumur 30 tahun, mana mungkin dapat jodoh pada umur ini.” 

Tahun itu belum berakhir, jangan berburuk sangka kepada Allah, karena allah menerima persangkaan manusia. Percaya dan yakinlah bahwa Allah pasti memberikan jodoh yang terbaik buat kita, bersabarlah dan jangan pernah putus asa, allah sedang menguji sebatas mana kesabaran kita.

Terimakasih, Semoga Allah memberimu jodoh yang terbaik!

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *